TEMA
: PENGALAMAN PERTAMA DENGAN (TEKNOLOGI KOMUNIKASI) MEDIA
KOMUNIKASI
Hari ini aq akan menceritakan pengalaman
pertamaku menggunakan media komunikasi, dalam hal ini handphone. Kita semua
tahu handphone sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Bahkan mungkin menjadi
kebutuhan pokok dalam era globalisasi ini. Mengapa begitu? Kita semua tahu
alasannya.
Semua orang akan menertawakanmu saat kau
bilang tidak punya handphone, biasa kita sebut Hp. “Hari gini gak punya Hp? Apa
kata dunia?”. Begitulah yang mereka katakan saat kau bilang tidak punya HP.
Rasanya zaman sekarang Hp bukan lagi barang tersier yang sulit untuk
didapatkan. Dari harga paling murah hingga yang paling mahal. Tergantung
kemampuanmu untuk membelinya. Ya kan?
Sepertinya kita sudah melantur terlalu
jauh. Kita mulai saja ke pengalaman saya saat pertama kali memiliki Hp. Saat
itu tahun 2005, aku pun masih duduk di kelas 2 SMP. Pada saat itu Hp merupakan
barang yang ‘Wah’ jika bisa memilikinya. Karena pada saat itu Hp masih sangat
mahal.
Dalam keluargaku orang yang pertama kali
memiliki Hp adalah ayahku. Hp ayahku saat itu Nokia 3315, yang pada saat ini
sulit untuk ditemukan. Mengapa? Karena Hp jenis ini telah dipandang sebelah
mata oleh orang-orang. Namun pada saat itu, Hp ini sangatlah berharga. Dan ada
perasaan bangga saat memilikinya.
Pada saat itu, belum banyak orang yang
memiliki Hp. Hp masih menjadi barang tersier dan tidak terlalu dibutuhkan. Saat
ayah membeli Hp itu aku merasa bahagia
karena dalam keluargaku ada yang memiliki Hp. Aku selalu meminjam Hp ayahku
untuk mencobanya. Hingga suatu hari ayah memberiku sebuah kejutan.
Ayah membelikan sebuah Hp untukku. Yah,
walaupun hanyalah sebuah Hp yang bisa dibilang butut pada saat ini. Namun aku
merasa sangat bahagia, itu kado terindah yang pernah ku dapat. Aku sangat
berterima kasih pada ayahku. akhirnya aku bisa memiliki Hp. Hal yang sangat aku
idam-idamkan. Dan aku tidak perlu mengganggu Hp ayahku lagi.
Setiap hari aku bawa Hp ke sekolah.
Meskipun aku tahu konsekunsinya. Jika ketahuan Hp itu akan diambil oleh guru.
Namun aku masih saja bandel dan selalu membawa Hp ke sekolah. Aku meletakkannya
ke dalam tas dan profilnya di silent
agar tidak ketahuan oleh guru ku. Pada saat istirahat tiba barulah aku
mengeluarkannya. Itupun secara diam-diam.
Beberapa tahun kemudian, Hp yang aku
miliki mulai turun harga. Dan tidak lagi menjadi tren. Hp sama seperti baju
yang terus berubah sepanjang tahun dan masing perusahaan ponsel terus mengeluarkan berbagai macam Hp yang
lebih canggih dari yang ada saat ini. Setiap perusahaan ponsel terus
memperbaiki hasil ciptaan mereka sebelumnya. Oleh karena itu, aku pun ingin
membeli Hp yang lebih baik lagi dari Hp pertama yang aku miliki saat itu. Dan
untuk mewujudkannya, aku mengumpulkan uangku sendiri.
Dan salah satu caranya adalah dengan
memenangkan pertandingan karate di PORPROV Belitung. Setelah menang, aku
membeli Hp keluaran terbaru saat itu yaitu nokia 6630. Aku pun merasa sangat bahagia saat itu. Namun
lagi-lagi aku merasa mulai bosen dengan Hp yang aku miliki saat itu. Dan
kembali berusaha mengumpulkan uang untuk mendapatkan apa yang aku inginkan.
Hingga akhirnya aku mampu membeli sebuah Hp yang menjadi tren saat aku kelas 3
SMA. Hp yang hingga saat ini selalu temani hari-hariku, dimanapun dan kapanpun.
Demikianlah pengalamanku saat pertama
kali menggunakan media komunikasi. Dan aku merasa sangat beruntung bisa
menikmati media komunikasi terutama Hp ini. Karena dengan adanya Hp, aku bisa
berkomunikasi lebih mudah dengan saudara, keluarga, teman dan lainya. Mungkin bukan
cuma aku yang merasa dipermudah oleh Hp ini tapi semua orang… Aku percaya akan
hal itu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar